Surga Bukan Hanya Milik Kaum Lelaki
Penulis: Yayan Suryana*
Masih ada sebagian orang yang mempertanyakan apakah surga hanya diperuntukkan bagi laki-laki. Keraguan ini muncul karena dalam sejumlah ayat Al-Qur’an, seperti Surah Al-Baqarah ayat 25, disebutkan bahwa orang beriman dan beramal saleh akan mendapatkan "azwāj muṭahharah" atau pasangan-pasangan yang suci.
Kata ini umumnya diartikan sebagai "istri-istri yang suci", sehingga muncul kesan bahwa hanya laki-laki yang memperoleh kenikmatan itu. Lalu bagaimana dengan perempuan? Apakah mereka tidak termasuk dalam kelompok yang dijanjikan surga?
Sebagaimana dijelaskan dalam Buku Tanya Jawab Agama Jilid 1 halaman 26–27, dalam struktur bahasa Arab Al-Qur’an, penggunaan lafaz laki-laki sering kali mencakup juga perempuan, kecuali jika terdapat penyebutan eksplisit antara laki-laki dan perempuan.
Misalnya, dalam ayat "يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا" (wahai orang-orang yang beriman), secara gramatikal menggunakan bentuk maskulin, tetapi maksudnya mencakup seluruh orang beriman, tanpa membedakan jenis kelamin. Maka ketika ayat Al-Baqarah menyebut “azwājun muṭahharah”, itu tidak berarti eksklusif untuk laki-laki saja.
Kata zauj sendiri dalam bahasa Arab berarti pasangan, dan dapat merujuk baik kepada laki-laki maupun perempuan tergantung konteksnya. Oleh karena itu, ketika disebutkan bahwa penghuni surga akan mendapatkan pasangan-pasangan yang suci, hal itu berlaku untuk semua mukmin, baik laki-laki maupun perempuan.
Bahkan, dalam Surah At-Taubah ayat 72 ditegaskan bahwa janji surga diberikan kepada al-mu’minīn wa al-mu’mināt (orang-orang beriman laki-laki dan perempuan). Ini menghilangkan keraguan bahwa perempuan juga akan mendapatkan kenikmatan surgawi yang sempurna.
Firman Allah dalam ayat tersebut sangat jelas:
وَعَدَ اللَّهُ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَمَسَاكِنَ طَيِّبَةً فِي جَنَّاتِ عَدْنٍ وَرِضْوَانٌ مِّنَ اللَّهِ أَكْبَرُ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ
Artinya: Allah menjanjikan kepada orang-orang Mukmin laki-laki dan perempuan surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya, dan (mendapat) tempat-tempat yang indah di surga ‘Adn. Dan keridhaan Allah lebih besar; itulah kemenangan yang agung. (QS. At-Taubah: 72)
Oleh karena itu, kenikmatan surga bukan hanya diperuntukkan bagi kaum laki-laki, tetapi juga bagi perempuan yang beriman dan beramal saleh. Surga adalah tempat penuh kenikmatan jasmani dan rohani, yang hakikatnya tidak bisa dibandingkan dengan dunia.
Kita perlu memahami bahwa bentuk-bentuk kenikmatan dalam Al-Qur’an sering digambarkan dengan bahasa simbolik, dan tidak selalu bisa dipahami secara harfiah. Keyakinan terhadap keadilan Allah dalam memberikan ganjaran kepada semua hamba-Nya harus menjadi pegangan utama dalam memahami janji-janji surgawi tersebut.
Wallahu a'lam bish-shawab.
*) Penulis adalah Wakil Ketua PWM DIY
What's Your Reaction?
-
2
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow