Menghafal Al-Qur’an Setelah Shalat: Antara Kebiasaan dan Tuntunan Nabi
Banyak umat Islam yang memiliki kebiasaan mulia untuk langsung menghafal Al-Qur’an setelah shalat selesai. Alasannya sederhana,Al-Qur’an adalah wahyu Allah yang memang bisa dibaca kapan saja, termasuk setelah salam dari shalat. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah, apakah ada hadis sahih atau tuntunan yang secara khusus menganjurkan menghafal Al-Qur’an tepat setelah shalat?
Al-Qur’an memang dapat dibaca kapan pun tanpa ada larangan, termasuk setelah shalat. Namun, dalam riwayat sahih yang disampaikan Imam Muslim dari sahabat Tsauban, Rasulullah saw. setelah selesai shalat biasa membaca istighfar tiga kali, kemudian melanjutkan dengan doa:
اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ
Artinya: “Ya Allah, Engkau adalah sumber keselamatan, dari-Mu keselamatan, dan kepada-Mu kembali keselamatan. Mahasuci Engkau, wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan.” (HR. Muslim).
Riwayat lain juga menyebutkan bahwa Rasulullah saw. kadang duduk berdialog bersama para sahabat setelah menuntaskan dzikir tersebut. Penjelasan ini dapat ditemukan dalam Buku Tanya Jawab Agama jilid 2 halaman 32, yang bisa menjadi rujukan bagi umat Islam dalam menata kebiasaan ibadah sehari-hari.
Karena itu, menghafal Al-Qur’an langsung setelah shalat tentu tidak salah, bahkan merupakan amal yang sangat baik. Akan tetapi, lebih utama jika hal itu dilakukan setelah menyelesaikan rangkaian dzikir dan doa sebagaimana yang dicontohkan Nabi saw. Sangat baik jika kita tetap menjaga semangat menghafal Al-Qur’an sekaligus tidak meninggalkan sunnah Rasulullah saw. yang jelas dicontohkan. Hal ini juga sejalan dengan firman:
وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ
Artinya: “Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah, dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat keras hukumannya.” (QS. Al-Hasyr: 7)
Wallahu a'lam bish-shawaab.
Penulis: Yayan Suryana (Wakil Ketua PWM DIY)
What's Your Reaction?
-
1
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow