Doa Sebelum Akad Nikah yang Harus Calon Pengantin Ketahui

Doa Sebelum Akad Nikah yang Harus Calon Pengantin Ketahui

Smallest Font
Largest Font

Oleh: Arif Maulana*

MEDIAMU.COM - Akad nikah merupakan momen sakral dalam kehidupan seorang muslim. Dalam pandangan Islam, akad nikah bukan sekadar ikatan lahir, melainkan juga perjanjian suci (mitsaqan ghalizha) yang disaksikan oleh Allah SWT. Oleh karena itu, prosesi akad nikah selalu diawali dengan doa agar mendapatkan keberkahan, ketenangan, dan ridho Allah SWT.

Dalam Islam, doa dianjurkan mengiringi setiap kegiatan, termasuk sebelum melaksanakan akad nikah. Doa tersebut bukan sekadar ucapan, tetapi bentuk penghambaan dan harapan agar Allah SWT memberkahi pernikahan yang akan berlangsung.

Doa yang Dianjurkan Sebelum Akad Nikah :

Salah satu doa yang  mudah dan paling sering dibacakan sebelum akad nikah adalah doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW untuk mendoakan kelancaran pernikahan dan kelancaran saat pengucapan ijab kobul ;

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي، وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي، وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِّن لِّسَانِي، يَفْقَهُوا قَوْلِي

Rabbisyrahlii shadrii, wayassirlii amrii, wahlul'uqdatam millisaanii yafqohu qoulii

Artinya: “Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku.”

Doa sebelum akad nikah bukan hanya sekadar simbol, tetapi menjadi permohonan agar rumah tangga yang dibangun dilandasi niat suci, tanggung jawab, dan nilai-nilai keislaman. Melalui doa yang bersumber dari hadis sahih, pasangan pengantin diharapkan mendapatkan limpahan rahmat, ketenangan, serta keberkahan dalam menjalani kehidupan bersama.

Selain doa tersebut, setelah akad selesai, Rasulullah SAW juga mengajarkan doa yang dapat dibaca oleh suami saat mulai hidup bersama istrinya, sebagaimana diriwayatkan dalam hadis sahih:

اللَّهُم إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ

“Allahumma inni as’aluka khairaha wa khaira ma jabaltaha ‘alayh, wa a‘ūdhu bika min syarriha wa syarri ma jabaltaha ‘alayh.”

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan dirinya dan kebaikan apa yang Engkau tetapkan padanya, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya dan keburukan apa yang Engkau tetapkan padanya.”
(HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah).

Doa sebelum akad nikah bukan sekadar pelengkap acara, tetapi juga inti dari pengharapan kepada Allah SWT agar pernikahan menjadi ibadah yang diridohi. Melalui doa, calon pengantin memohon kemudahan, kelancaran, dan keberkahan dalam memulai kehidupan baru. Dengan hati yang ikhlas dan niat yang tulus, akad nikah tidak hanya menjadi perjanjian antara dua insan, tetapi juga komitmen spiritual di hadapan Allah SWT.

*penulis adalah mahasiswa magang Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Ahmad Dahlan

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Berita Terkait