Islam

Islam

MediaMU.COM

Apr 22, 2024
Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pendapat Ulama Tentang Mengusap Wajah Setelah Salat

Foto Ilustrasi

MEDIAMU.COM - Pendapat Ulama Tentang Mengusap Wajah Setelah Salat

Mengusap Muka/Wajah 

Mengusap atau menyapu wajah setelah salam mungkin saja menjadi kebiasaan sebagian umat muslim setiap kali menunaikan ibadah shalat. Biasanya, hal ini dilakukan setelah salam yang kedua.

Adapun mengusap wajah setelah salam yang dimaksud ialah seperti yang biasanya dilakukan umat muslim setelah selesai berdoa.

Hukum dan Tingkat Akurasi Hadist

Hadist Riwayat Sunan Tirmidzi. Nabi kalau mengangkat tanggan berdoa, Nabi tak pernah menurunkan tangannya, sebelum dia usap wajahnya

Setiap dia (Nabi) menurunkan tangannya, dia usap dulu wajahnya, baru turun Akan tetapi, bahwa hadist tersebut merupakan hadist dhaif atau lemah.

menurut seorang Al Hafiz yakni Ibnu Hajar Al Askalani dalam kitab fiqihnya, dijelaskan bahwa status hadist tersebut telah naik derajatnya menjadi Hadist Hasan.

"Al Hafiz ini adalah yang hafal 300 ribu hadist. Beliau adalah Ibnuu Hajar Al Askalani dalam kitabnya Bulughul Marom Minadilllatil Ahkam, kitab fiqih, Ibnuu Hajar Al Askalani) dalam kitab Bulughul Marom, hadist tentang mengusap wajah setelah berdoa memang dhoif, tetapi karena jalur riwayatnya banyak, maka naik derajatnya menjadi Hadist Hasan

Pendapat Dari Para Ulama

Pendapat ulama mengenai masalah mengusap wajah setelah sholat dapat berbeda-beda di antara mazhab-mazhab dalam Islam. Praktek ini umumnya dikenal sebagai "mengusap wajah" atau "mengusap muka" dan terkait dengan bagian tertentu dalam ibadah sholat. Sebagai contoh:

1. Mazhab Hanafi

Menurut Mazhab Hanafi, tidak ada amalan khusus mengusap wajah setelah sholat. Mereka berpendapat bahwa hadits-hadits yang meriwayatkan mengusap wajah tidak memadai secara sanad (rantai perawi) atau lebih lemah dibandingkan dengan hadits-hadits lainnya.

2. Mazhab Malik

Mazhab Maliki umumnya menerima amalan mengusap wajah setelah sholat. Mereka mengambil beberapa hadits sebagai landasan, termasuk hadits yang meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW melakukan hal tersebut.

3. Mazhab Shafi'i

Sebagian ulama Mazhab Shafi'i menerima amalan mengusap wajah setelah sholat, sementara yang lainnya berpendapat bahwa tidak ada dasar yang kuat untuk itu. Mereka sering merujuk pada hadits-hadits yang memberikan petunjuk untuk mengusap kepala dan wajah setelah sholat.

4. Mazhab Hanbali

Mazhab Hanbali cenderung menerima amalan mengusap wajah setelah sholat, berdasarkan pada hadits-hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad bin Hanbal.

Penting untuk diingat bahwa perbedaan pendapat di antara ulama adalah hal yang umum dalam Islam, dan keputusan tentang praktek tertentu dapat bervariasi tergantung pada interpretasi kitab suci, hadits, dan pemahaman mazhab masing-masing. Masing-masing individu biasanya mengikuti ajaran mazhab yang mereka anut atau ikuti.

Demikianlah artikel terkait hukum dan penjelasan dari mengusap muka sesudah malaksanakan sholat. Mari simak artikel lainnya di mediamu.com

Editor : Muhammad Fajrul Falaq 

Comment

Your email address will not be published

There are no comments here yet
Be the first to comment here