Islam

Islam

MediaMU.COM

Feb 22, 2024
Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Peran Sentral 'Aisyiyah Dalam Pemberdayaan Perempuan Pra-Kemerdekaan

MEDIAMU.COM - 'Aisyiyah merupakan organisasi perempuan pertama dalam Muhammadiyah. Pergerakan yang dilakukan perempuan sebagai wujud tumbuhnya kesadaran nasional. Perjuangan perempuan muncul saat itu ada yang bersifat kedaerahan, keagamaan dan bersifat kebangsaan, namun dari semuanya memiliki tujuan sama yaitu memajukan kaum perempuan, derajat dalam kehidupan masyarakat. Aisyiyah juga melakukan pemberdayaan perempuan di pulau Jawa yang di dasari oleh :

  • Diskriminasi

Dahulu masyarakat Jawa khususnya masyarakat Kauman, dimana Kauman merupakan tempat lahirnya Organisasi Aisyiyah. Pada akhir abad ke-19 merupakan masyarakat muslim yang masih memegang tradisi lama, menutup diri dari pengaruh luar akibat adannya penjajahan. Kedudukan bila diliat dari pandangan Islam sendiri, kedudukan laki-laki dan perempuan adalah sama. Namun dalam kenyataannya kehidupan perempuan masih di bawah kamu laki-laki. Dapat diartikan bahwa kaum perempuan tidak dapat berdiri sendiri, tidak dapat melakukan kegiatan sosial seperti mendapatkan pendidikan, menjalankan kegiatan ekonomi dan masuk dalam ranah publik yang lebih tinggi atau sama seperti kaum laki-laki. 

 

  • Kebudayaan

Adanya pengaruh Hindu Budha dan Islam yang beralkulturasi, membuat kaum perempuan masih terikat tradisi lama. Perempuan dipandang tidak baik jika mereka keluar rumah, tempat mereka hanya di dalam rumah atau dapur saja. Nyai Ahmad Dahlan secara berangsur-angsur mengubah kebiasaan itu, beliau sendiri menemui kaum Bapak dan meminta agar mereka mengizinkan istrin dan putri putrinya ke luar rumah untuk belajar mengaji (Kutoyo, 1982: 122).

 

  • Kolonialisme

Kolonialisme merupakan Penjajah oleh Belanda membuat umat Islam mengalami kemunduran dalam bidang sosial, ekonomi, maupun budaya. Langkah langkah memasukkan budaya barat dalam politik membuat Islam menjadi lemah. Sedangkan budaya barat semakin berkembang dari segala segi kehidupan masyarakat seperti, dari cara bergaul, menjamurnya minuman keras, model berpakain yang menyimpang dari ajaran agama Islam. Berkembangnya budaya barat memicu perpecahan dikalangan umat Islam akibat politik adu domba yang dilakukan oleh kolonialisme.

Demikian peran sentra yang di lakukan oleh Aisyiyah di pra kemerdekaan. 3 hal tersebut melatarbelakangi Aisyiyah dalam pemberdayaan perempuan di tanah jawa.

Oleh : Muhammad Fajrul Falaq, Tim Redaksi Mediamu.com

Comment

Your email address will not be published

There are no comments here yet
Be the first to comment here