Islam

Islam

MediaMU.COM

Apr 22, 2024
Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

USTADZ JAMAL: ALHAMDULILLAH ADA MUHAMMADIYAH

SLEMAN – Perjalanan Muhammadiyah sejak didirikan oleh KH Ahmad Dahlan tahun 1912 menampakkan hasil luar biasa. Bukan hanya bukti fisik berupa bangunan dan karya sosial, juga pemahaman agama berdasarkan Alqur’an dan tuntunan Rasulullah SAW.

Upaya sabar Mbah Kiai Dahlan untuk membangun nilai-nilai keislaman setidaknya ditunjukkan ketika mengaji Surat Al ‘Ashr dan Alma’un dengan para santrinya.

“Selama tujuh bulan berturut-turut Kiai Dahlan mengaji Surat Al ‘Ashr atau Wal ‘Ashri dengan para santri. Dan sampai tiga bulan berturut ketika ngaji Surat Alma’un,” kata H. Muhammad Jamaludin Ahmad, Wakil Ketua LPCR (Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting) PP Muhammadiyah, dalam kajian Forum GDN #9 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Nogotirto, Gamping, Sleman, Jumat 2 Februari.

Mengkaji ayat pendek dalam waktu lama tersebut memang tidak lazim, sehingga memunculkan “protes” dari santrinya. Mereka mempertanyakan mengapa ngaji surat pendek sampai berbulan-bulan. Akhirnya para santri paham bahwa mengaji tidak hanya menghapal, tapi sekaligus mempraktikkan.

Hasilnya yang sampai sekarang terasa adalah Muhammadiyah mampu menjalankan manajemen waktu dan memiliki program sosial kemasyarakatan.

“Alhamdulillah ada Muhammadiyah. Mari kita bersyukur di dunia ini ada Muhammadiyah. Program-programnya tidak hanya bermanfaat bagi warga Muhammadiyah, juga masyarakat umum,” ungkap Jamal.

Ia kemudian menyebut contoh rumah sakit dan sekolahan. Pasien rumah sakit milik Muhammadiyah adalah masyarakat umum, tidak ada batasan sosial, agama, suku bangsa, dan kelompok. Hal yang sama terjadi di lembaga pendidikan.

Ustadz Jamal kemudian menyebut beberapa ranting dan cabang yang memiliki keunggulan. Ada yang memiliki lembaga pendidikan, kesehatan, amal usaha ekonomi, televisi, radio komunitas, toko, dan lain-lain. “Disini (PRM Nogotirto) gedungnya sudah representatif. Jika dikelola dengan baik Muhammadiyah akan berkembang pesat,” tegasnya. (her)

Comment

Your email address will not be published

There are no comments here yet
Be the first to comment here