Islam

Islam

MediaMU.COM

Apr 22, 2024
Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Larangan Mencela dan Mencibir Orang Lain

Foto Ilustrasi

MEDIAMU.COM - Islam merupakan agama rahmatan Lil alamin Istilah "Islam rahmatan lil alamin" berasal dari bahasa Arab yang artinya "Islam sebagai rahmat bagi semesta alam" atau "rahmat bagi seluruh alam." Konsep ini mencerminkan ajaran Islam sebagai suatu bentuk rahmat yang universal, tidak hanya untuk umat Islam, tetapi juga untuk seluruh makhluk dan alam semesta.

Dalam Al-Quran, Allah menyebutkan bahwa Nabi Muhammad diutus sebagai rahmat bagi alam semesta. Salah satu ayat yang mencerminkan konsep ini terdapat dalam Surah Al-Anbiya (21:107):

"Dan tiadalah Kami mengutus kamu (wahai Muhammad) melainkan sebagai rahmat bagi semesta alam."

Pesan ini menunjukkan bahwa ajaran Islam menekankan nilai-nilai keadilan, belas kasih, dan rahmat, serta mengajak umatnya untuk menjaga lingkungan, berlaku adil, dan memberikan manfaat bagi semua makhluk.

Terdapat beberapa ayat Al-Quran yang dapat dihubungkan dengan konsep sindiran atau perkataan yang bersifat mencela. Sebagai contoh, dalam Surah Al-Hujurat (49:11), Allah menyampaikan pesan tentang pentingnya untuk tidak mencela atau mencibir sesama:

"Dan janganlah sebahagian dari kamu mencela sebahagian yang lain. Adakah salah sebahagian dari kamu suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentulah kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang."

Ayat ini menekankan pentingnya menjaga perkataan dan tidak saling mencela di antara sesama Muslim.

Adapun yang berasal dari hadist Rasulullah SAW memberikan banyak ajaran terkait etika pergaulan dan tata cara berbicara. Dalam banyak hadis, beliau menyampaikan pesan-pesan yang melarang mencibir atau mencela orang lain. Salah satu hadis yang mencerminkan hal ini adalah:

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:

"Seorang mukmin itu saudara bagi mukmin yang lain; ia tidak boleh menzalimi saudaranya, tidak boleh menyerahkannya (kepada musuh), dan tidak boleh mencelanya." (HR. Muslim)

Hadis ini menekankan pentingnya saling menghormati, tidak menzalimi, dan tidak mencela sesama muslim. Dalam Islam, menjaga lidah dari perkataan yang merendahkan atau menyakitkan adalah salah satu bentuk ibadah dan kesucian akhlak.

Demikianlah kita sebagai manusia dilarang untuk mencibir dan mencela sesama manusia. Karena itu bukan perbuatan yang terpuji bahkan sampai di ingatkan oleh Allah SWT dalam firman-nya dan Rasullullah dalam sebuah hadits. Simak artikel lainnya di mediamu.com

Editor : Muhammad Fajrul Falaq. Tim Redaksi mediamu.com

Comment

Your email address will not be published

There are no comments here yet
Be the first to comment here