Islam

Islam

MediaMU.COM

Feb 22, 2024
Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pangan Aman dan Halal

"Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya." (Q.S. Abasa ayat 24).

Ada beberapa kasus terkait makanan. Ada bakso dengan campuran daging ayam tiren, bakso B2, nasi goreng B2, bakso dengan kuah B2, kuas dengan bahan bulu babi (B2). Maka, keamanan pangan dan halal menjadi penting.

Keamanan pangan adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan mendapat cemaran biologis, kimia dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan dan membahayakan kesehatan manusia.

Selain itu tidak bertentangan dengan agama, keyakinan dan budaya masyarakat sehingga aman untuk dikonsumsi. Dan negara berkewajiban memberikan perlindungan dan jaminan tentang kehalalan dan higienis produk yang dikonsumsi dan digunakan oleh masyarakat. 

Hal tersebut menjadi penting, mengingat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pangan, obat-obatan dan kosmetik berkembang sangat pesat. Ini berpengaruh secara nyata pada pergeseran pengolahan dan pemanfaatan bahan baku untuk makanan, minuman, kosmetik, obat-obatan serta produk lainnya dari yang semula bersifat sederhana dan alamiah menjadi pengolahan dan pemanfaatan bahan baku hasil rekayasa ilmu pengetahuan. 

Pengolahan produk dengan memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, memungkinkan Kota Yogyakarta sebagai salah satu pusat kuliner di Indonesia. Daya tarik wisata kuliner Yogyakarta adalah rasa makanannya yang enak khas Yogyakarta, cara penyajiannya yang masih tradisional dan bumbunya yang masih menggunakan hasil alam atau rempah-rempah. 

Berbagai jenis makanan -- baik makanan tradisional, khas nusantara maupun yang modern -- dapat ditemui di Yogyakarta dan memiliki keunikan yang beranekaragam. 

Kota Yogyakarta menjadi gudangnya makanan enak. Sebab, hampir di setiap kawasan terdapat tempat-tempat yang menyediakan atau menyajikan makanan antara yang halal dan yang haram, yang higienis dan tidak higienis, baik disengaja maupun tidak disengaja. (Dr. H. Nur Ahmad Ghojali, M.A.,
Wakil Ketua PWM DIY)

Comment

Your email address will not be published

There are no comments here yet
Be the first to comment here