Islam

Islam

MediaMU.COM

Jul 15, 2024
Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

10 Ciri-Ciri Orang yang Tertutup Hatinya

10 Ciri-Ciri Orang yang Tertutup Hatinya

10 Ciri-Ciri Orang yang Tertutup Hatinyaa Dalam keseharian, seringkali kita terjebak dalam putaran hidup yang cepat, sehingga lupa untuk mengecek kondisi hati kita sendiri. Apakah hati ini masih terbuka untuk kebaikan atau sudah tertutup oleh berbagai macam hal? Rasulullah SAW bersabda, "Ketahuilah, sesungguhnya di dalam tubuh terdapat segumpal daging, jika ia baik maka baik pula seluruh tubuh, dan jika ia rusak maka rusak pula seluruh tubuh, ketahuilah itu adalah hati." (HR. Bukhari dan Muslim). Mari kita kenali 10 ciri-ciri orang yang tertutup hatinya, sembari merenungi nasihat dari Al-Qur'an dan Hadist untuk menjaga hati kita agar tetap terbuka terhadap kebaikan.

Ciri Ciri Orang yang Tertutup Hatinya

1. Kurang Empati

Orang dengan hati yang tertutup sering kali sulit untuk merasakan apa yang dirasakan orang lain. Firman Allah SWT dalam Al-Qur'an surat Al-Hujurat ayat 10 menyatakan,

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

Innamā al-mu'minūna ikhwatun fa-aṣliḥū bayna akhawaykum wa-ttaqū Allāh la'allakum turḥamūn.

Artinya:
Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara. Oleh karena itu, perbaikilah hubungan antara kedua saudaramu itu dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat.
"Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara." Sebagai umat Islam, kita diajak untuk saling berempati dan berkasih sayang.

2. Sulit Berbagi

Berbagi tak hanya tentang materi, namun juga perasaan dan pikiran. Sebuah hadits Nabi Muhammad SAW mengingatkan, "Tidak beriman salah seorang dari kalian hingga ia mencintai untuk saudaranya apa yang ia cintai untuk dirinya sendiri." (HR. Bukhari & Muslim). Ini menegaskan pentingnya berbagi dan kepedulian terhadap sesama.

3. Pendendam

Membawa dendam dan kesulitan memaafkan adalah ciri hati yang tertutup. Allah berfirman dalam QS. Al-Hujurat ayat 10,

"Dan bermaaf-maafanlah kalian." Sebuah hati yang terbuka adalah hati yang siap memaafkan.

4. Pesimis

Orang dengan hati yang tertutup cenderung melihat segala sesuatu dari sisi negatif. Allah berfirman, :

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِن رَّحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Qul yā ‘ibādiyallazīna asrafū ‘alā anfusihim lā taqnatū min rahmatillāh, innallāha yaghfiruz zunūba jamī‘an, innahu huwal gafūrur raḥīm.

Artinya
"Katakanlah, 'Wahai hamba-hamba-Ku yang telah berlebihan terhadap diri mereka sendiri, janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah. Sungguh, Allah mengampuni dosa-dosa secara keseluruhan. Sungguh, Dia-lah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.'"
" (QS. Az-Zumar: 53). Sebagai umat Muslim, kita diajak untuk selalu optimis dan berharap pada rahmat Allah.

5. Sulit Meminta Maaf

Ego yang tinggi sering menjadi penghalang untuk meminta maaf. Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah seseorang itu mengakui (kesalahannya) dan meminta maaf kecuali akan menambah kemuliaannya.” (HR. Tirmidzi). Meminta maaf adalah ciri hati yang lembut dan terbuka.

6. Tidak Fleksibel

Ketidakmampuan beradaptasi dengan perubahan menunjukkan ketertutupan hati. Allah berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّن قَوْمٍ عَسَىٰ أَن يَكُونُوا خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَاءٌ مِّن نِّسَاءٍ عَسَىٰ أَن يَكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّ وَلَا تَلْمِزُوا أَنفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقَابِ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الْإِيمَانِ ۚ وَمَن لَّمْ يَتُبْ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

"Yā ayyuhalladhīna āmanū lā yaskhar qaumun min qaumin 'asā an yakūnū khayran minhum walā nisā'un min nisā'in 'asā an yakunna khayran minhunna walā talmizū anfusakum walā tanābazu bil-alqābi bi'sal-ismu al-fusūqu ba'dal-īmāni. Waman lam yatub fa-ulā'ika humuẓ-ẓālimūn."

Artinya

"Wahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, boleh jadi mereka lebih baik daripada mereka; jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita yang lain, boleh jadi mereka lebih baik daripada mereka. Dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil-memanggil dengan gelar yang buruk. Seburuk-buruk nama adalah kefasikan setelah (seseorang) beriman. Dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim." (QS. Al-Hujurat: 11). Perbedaan seharusnya membuat kita lebih terbuka dan toleran.

7. Kurangnya Rasa Syukur

Orang dengan hati yang tertutup sering melihat kekurangan hidupnya. Allah berfirman,(QS. Ibrahim: 7):
وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

Wa-idh ta'adhdhana rabbukum la'in shakartum la'azidannakum wa la'in kafartum inna 'adhabi lashadeed

Artinya 

"Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan, 'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan tambahkan (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.'"(QS. Ibrahim: 7). Rasa syukur membuka hati kita pada nikmat yang tak terhingga.

8. Suka Menilai Orang Lain

Menghakimi orang lain tanpa memahami kondisi mereka adalah ciri hati yang tertutup. Rasulullah SAW bersabda, “Janganlah kalian saling mendengki, saling membenci, saling membelakangi, dan jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara.” (HR. Muslim). Kita diajak untuk lebih terbuka dan tidak cepat menilai.

9. Sulit Menjalin Hubungan

Hati yang tertutup membuat seseorang kesulitan menjalin hubungan yang bermakna. Allah berfirman,

وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا ۚ وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُم بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا وَكُنتُمْ عَلَىٰ شَفَا حُفْرَةٍ مِّنَ النَّارِ فَأَنقَذَكُم مِّنْهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ

Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk." (QS. Ali Imran: 103). Hubungan yang baik adalah cerminan hati yang terbuka.

10. Kurang Berintrospeksi

Gagal melihat kekurangan diri sendiri dan mudah menyalahkan orang lain adalah ciri hati yang tertutup. Allah berfirman,

إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنفُسِهِمْ

Innallāha lā yughayyiru mā biqawmin ḥattā yughayyirū mā bianfusihim.

Artinya:
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga mereka mengubah apa yang ada dalam diri mereka sendiri."

Mengenali dan merenungi 10 ciri-ciri orang yang tertutup hatinya semoga menjadi langkah awal untuk kita bersama-sama menjaga kelembutan hati. Dengan hati yang terbuka, kita dapat membangun kehidupan yang lebih harmonis, penuh empati, dan lebih dekat dengan nilai-nilai Islami. Mari kita buka hati, bertobat dari kesalahan, dan memperbaharui niat untuk menjalin hubungan yang lebih baik dengan Allah, dengan diri sendiri, dan dengan sesama.

Orang yang Tertutup Hatinya Disebut

Orang yang tertutup hatinya sering disebut sebagai orang yang memiliki dinding emosional atau pribadi yang tertutup.

Maksud la yaskhar qaumun min qaumin

Firman Allah dalam Al-Quran, Surah Al-Hujurat (49:11) menyatakan: "Hendaklah seorang yang lain jangan mencela kaum yang lain." Artinya, satu kelompok tidak boleh mencemooh kelompok lain.

Ciri Ciri Allah Membenci Kita

Dalam Islam, Allah tidak membenci individu atau kelompok tertentu, tetapi ada konsep dosa dan kesalahan yang dapat membuat seseorang menjauh dari rahmat-Nya. Berikut adalah beberapa tanda bahwa seseorang mungkin berada di jalur yang tidak disenangi oleh Allah:

1. Melakukan dosa besar

Berulang kali melanggar perintah Allah dengan sengaja menunjukkan ketidakpatuhan yang serius terhadap kehendak-Nya.

2. Tidak patuh terhadap ajaran agama

Menjauh dari praktik ibadah seperti shalat, puasa, dan amal ibadah lainnya, serta tidak memperhatikan ajaran moral dan etika Islam.

3. Mengabaikan kebutuhan sesama

Tidak peduli terhadap kesejahteraan dan kebutuhan orang lain, seperti tidak membantu yang membutuhkan atau menzalimi orang lain.

4. Bertindak zalim

Merugikan orang lain atau mengambil hak orang lain secara tidak adil.

5. Kepemimpinan yang tidak adil

Memanfaatkan kekuasaan atau otoritas untuk kepentingan pribadi atau menindas orang lain.

6. Kesombongan dan keangkuhan

Sombong, merasa lebih baik dari orang lain, dan tidak mau merendahkan diri di hadapan Allah atau sesama manusia.

Ciri-Ciri Orang Tertutup

Berikut adalah beberapa ciri-ciri orang yang tertutup:

  1. Sulit untuk berbicara tentang perasaan atau pikiran pribadi.
  2. Menunjukkan ketidakmampuan untuk terbuka terhadap orang lain.
  3. Cenderung menjaga jarak emosional dengan orang lain.
  4. Kesulitan dalam membangun atau mempertahankan hubungan yang intim.
  5. Kurangnya ekspresi emosi yang terbuka atau spontan.
  6. Mungkin menunjukkan sikap defensif atau dingin dalam interaksi sosial.
  7. Tidak merasa nyaman dalam berbagi pengalaman atau cerita pribadi.
  8. Cenderung menyimpan perasaan atau masalah pribadi untuk diri sendiri.
  9. Tidak suka membahas topik pribadi atau sensitif dengan orang lain.
  10. Lebih suka menyimpan perasaan atau masalah dalam diri sendiri daripada mencari dukungan dari orang lain.

Meskipun seseorang melakukan kesalahan, Allah tetap Maha Pengampun dan Penyayang. Dia selalu menerima taubat dan memberikan kesempatan kepada hamba-Nya untuk memperbaiki diri. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu bertaubat dan memperbaiki hubungan kita dengan Allah.

Ingin lebih memahami hati dan menjalani hidup dengan lebih bijaksana? Temukan wawasan mendalam dan tips praktis untuk membuka hati Anda di mediamu.com. Jelajahi artikel-artikel inspiratif yang mengupas tuntas "10 Ciri-Ciri Orang yang Tertutup Hatinya" dan panduan untuk meraih kehidupan yang lebih harmonis. Klik di sini dan mulai perjalanan menemukan kelembutan hati bersama mediamu.com, karena hati yang terbuka adalah kunci kehidupan yang lebih damai dan berarti.

Comment

Your email address will not be published

There are no comments here yet
Be the first to comment here