Islam

Islam

MediaMU.COM

Apr 22, 2024
Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Siapakah Suhail Bin Amr? Orang Yang Sebelumnya Memusuhi Rasulullah

ilustrasi sahabat nabi

MEDIAMU.COM - Dari sekian banyak sahabat Nabi Muhammad saw, di antara mereka ada yang memusuhi Rasulullah sebelum mereka memeluk Islam. Semua berubah ketika hidayah datang, mereka yang dulunya menentang Rasulullah justru kemudian menjadi sahabat Nabi yang terdepan.

Salah satunya adalah sahabat Nabi yang bernama Suhail bin Amr. Suhail bin Amr dulunya adalah tokoh kaum Quraisy.

Ia termasuk yang keras menentang Rasulullah. Suhail termasuk orang yang pandai berargumen. Ia merupakan juru runding kaum Quraisy dan juga orator bagi mereka.

Salah satu jejak Suhail bin Amr ra adalah ketika itu kaum muslimin hendak ke Mekah pada tahun Hudaibiyah. kalangan Quraisy berkepentingan menggagalkan niatan itu. Mereka menolak Rasulullah dan umat Islam datang ke Mekah.

Hingga akhirnya kaum Quraisy mengirim utusan kepada Rasulullah agar tidak memasuki Mekah. Beberapa utusan Quraisy yang menemui Rasulullah, gagal. Hingga akhirnya kaum Quraisy mengutus Suhail bin Amr untuk kembali memastikan agar Rasulullah dan sabahat Nabi lainnya urung memasuki Mekah. Namun, Suhail pun gagal.

Mengutip buku Rijal haula Rasulullah saw karya Khalid Muhammad Khalid, hingga akhirnya Suhail bin Amr kembali bertemu dengan Rasulullah pada penaklukan Mekah atau Fathu Makkah.

Saat Suhail bin Amr menjadi tawanan itulah, Umar bin Khattab meminta izin kepada Rasulullah. “Wahai Rasulullah biarkan aku mencabut kedua gigi depan Suhail bin Amar agar ia tidak lagi menjadi orator yang menyerangmu,” ujar Umar bin Khattab ra.

Rasul melarang dan menjawab; “Wahai Umar, mungkin nanti Suhail akan memiliki peran yang menyenangkan bagimu!”

Hingga akhirnya pada Fathu Makkah, di hadapan kaum Quraisy Rasulullah mengatakan “Pergilah, karena kalian telah bebas.” DI situlah Suhail bin Amar terketuk hatinya. Dan ia masuk dalam orang yang berislam pada penaklukan Kota Mekah tersebut.

Suhail bin Amr pun masuk pada jajaran para sahabat Nabi. Keimanannya dank esalihannya teruji.

Oleh: Muhammad Fajrul Falaq. Tim Redaksi Mediamu.com

Comment

Your email address will not be published

There are no comments here yet
Be the first to comment here